Gus Dur: Ide Protap karena Akbar Tandjung Nganggur

asahannews ( peristiwa protap )
JAKARTA – Tuntutan dibentuknya Provinsi Tapanuli dalam aksi demo beberapa waktu lalu, dinilai Abdurrahman Wahid alias Gus Dur karena kepentingan dari segelintir orang, baik secara ekonomi maupun politis.

“Sumatera Utara itu ngotot supaya ada Provinsi Tapanuli karena Akbar Tandjung dan Bomer Pasaribu yang nggak punya kerjaan di Jakarta, dan pengen mewakili suatu daerah tertentu,” ujar Gus Dur di sela-sela acara Kongkow Bareng Gus Dur di Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (7/2/2009).


Meski demikian, Gus Dur menilai perlu dibangun sistem evaluasi untuk mengetahui keberhasilan sebuah otonomi daerah.

“Evaluasi selalu penting untuk mengetahui otonomi berada pada daerah yang tepat atau tidak,” tegasnya.

Mengenai otonomi tersebut, menurut mantan Presiden Republik Indonesia itu, harus terus berjalan. Pemerintah tidak boleh menyerah untuk meningkatkan pembangunan sektor ekonomi di daerah lewat jalan otonomi.

“Nggak perlu berhenti. Pemekaran dan otonomi daerah itu tidak perlu berhenti biar saja berjalan terus dan pemerintah tidak boleh menyerah,” tandasnya.

Seperti diketahui, tuntutan membentuk Provinsi Tapanuli dalam aksi demo di Medan, beberapa waktu lalu berujung anarkis. Ketua DPRD Sumatera Utara Abdul Azis Angkat menjadi korban pada demo tersebut. Buntut insiden ini, Kapolda Sumatera Utara Inspektur Jenderal Polisi Nanan Sukarna dan Kapoltabes Medan Kombes Pol Aton Suhartono dicopot dari jabatannya. (lsi)
okezone.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: