Proyek Pembuatan gerbang Kisaran Rp 900 Juta ?

Asahannews ( berita asahan )

Proyek 2 gerbang di kisaran berbiaya rp 900 Juta dinilai mubazir

Kisaran (SIB)
Pembangunan dua gerbang selamat datang/selamat jalan kota Kisaran, Kabupaten Asahan dinilai sejumlah kalangan sebagai proyek mubazir. Betapa tidak, meski berada di Jalan Lintas Sumatera serta jauh dari keramaian, bangunan fisik tersebut memakan biaya tidak sedikit, yakni Rp900 juta.
Hasil pengamatan SIB, Selasa (25/11) kedua proyek berjudul terpisah dalam APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2008 itu dibangun di tempat berbeda. Yakni, di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kisaran Barat serta satu lagi di Kelurahan Sentang, Kecamatan Kisaran Timur. Bagian bawah bangunan dipersiapkan sebentuk taman bunga. Hingga kini seluruhnya masih dalam tahap pengerjaan.
Dalam APBD Kabupaten Asahan tahun anggaran 2008, masing-masing proyek tersebut didirikan dengan alokasi anggaran Rp450 juta. Kontraktor pelaksananya merupakan rekanan Dinas Tata Kota Kabupaten Asahan. Dibandingkan bangunan serupa di daerah lain, gerbang tersebut tergolong relatif mewah. Bagian atasnya menggunakan sambungan besi permanen.
Koordinator Koalisi Anak Muda Peduli Ummat Sejahtera (KAMPUS) Asahan Yasir Ul Haque SH menilai Kabupaten Asahan belum saatnya mendirikan gerbang selamat datang/selamat jalan berukuran raksasa serta menelan anggaran hingga hampir Rp1 miliar tersebut. “Jika setiap ruangan belajar di sekolah menelan biaya pembangunan sebesar Rp50 juta. Maka uang Rp900 juta itu sama artinya bisa mendirikan 18 ruang belajar,” ujarnya.
Yasir Ul Haque juga menilai Dinas Tata Kota Asahan kurang memperhitungkan kondisi jangka panjang. “Bagaimana tidak, bangunan itu berada di tepi Jalinsum yang masih berukuran sempit. Apakah sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Propinsi Sumatera Utara. Karena tidak jauh dari lokasi itu telah dilakukan pelebaran badan jalan. Jika ternyata Pempropsu dalam program pembangunan lima tahun ke depan sudah memprioritaskan pelebaran jalan, apakah uang rakyat sebesar itu tidak terbuang cuma-cuma namanya,” ujar pria yang juga Wakil Ketua Karang Taruna Asahan itu.
Tokoh Pemuda Asahan Idham Sadri juga mengherankan rencana pembangunan oleh Dinas Tata Kota Asahan hingga saat ini masih “asal cantik” saja. Belum ada konsep keberlangsungan. “Saya justru heran, kenapa DPRD Asahan juga menyetujui alokasi anggaran itu. Apakah sudah pantas. Banyak betul program pembangunan di daerah ini mengedepankan azas kemegahan sebagai kamuflase dari kemiskinan, kebodohan serta penderitaan atas rasa sakit yang masih banyak menggelayuti kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Idham Sadri juga meminta Bupati Asahan searif mungkin menghentikan seluruh program tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan maupun kebutuhan masyarakat. “Kabupaten Asahan saat ini bagaikan penderita penyakit kronis, namun memaksakan diri tampil sehat di bagian luar. Apakah bukan tidak mungkin ini hanya untuk menutupi kondisi kekurangan di dalam. Bupati Asahan Drs H Risuddin harus arif, tidak asal menerima laporan dari bawahan, tapi lihatlah kenyataan. Setiap dari Kisaran ataukah sepulang dari Medan, apa bupati tidak bertanya itu bangunan apa,” tukasnya. (S24/m)
sumber berita

3 Tanggapan

  1. itu merupakan pemborosan bgt……

    masa’ cuma mw buat gerbang sampai hampir 1 milliar….

    heheheheeeee…..

    mw korup tw bangun kota kang…..

  2. Kalo mau buat 2 gerbang kayak gitu aja cukup 200 jt dah cukup sekali..malah pake peresmian lagi. Ini 900 jt…kemana ya 700jt lagi…kasihan sekali Asahan ku…
    Babat yang korupsi…

  3. Siyasir tu ondak proyek juga makanyo bacakap muncungnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: