DPC GAMKI Asahan : Kemelut PDAM TS Harus Menjadi Pelajaran Berharga

asahannews.
Kisaran (SIB)
Hampir satu bulan masyarakat kota Kisaran mengalami masalah memperoleh air bersih karena PDAM Tirta Piasa Ulu mengalami tunggakan rekening listrik Rp 600 juta dan kemelut ini harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh lapisan masyarakat Asahan khususnya kota Kisaran.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris DPC GAMKI Asahan Ir S Simanjuntak kepada SIB Selasa (11/11). Menurut Simanjuntak kemelut di tubuh perusahaan daerah tersebut bukan semata-mata atas kesalahan dirut PDAM TS saja. “Kemelut saat ini ibarat bisul yang sudah saatnya pecah,” tegas Simanjuntak sembari menyebutkan bahwasanya kebobrokan PDAM TS sudah berlangsung lama.

Salah satu contoh, ujar Simanjuntak, saat ini jumlah tenaga kerja di PDAM TS lebih kurang sebanyak 280 orang dengan jumlah pelanggan hanya 20.000 sementara PLN Ranting Kisaran yang pelanggannya ada 65.000 hanya memiliki tenaga kerja sekitar 50 orang. Bila ditinjau dari segi efisiensi maka terjadi pemborosan hingga ratusan juta rupiah setiap bulan dan hal ini telah berlangsung sekian lama. Lain lagi dengan banyaknya pelanggan yang tidak memakai meteran akibat permainan “orang dalam” dan yang mencuri air dari pipa-pipa utama.
Oleh sebab itu, lanjut Simanjuntak, kemelut PDAM TS saat ini harus menjadi pelajaran berharga bagi setiap lapisan masyarakat. Agar kemelut tidak berkepanjangan maka Bupati Asahan Drs H Risuddin selaku penanggung jawab perusahaan daerah segera mengambil kebijakan sehingga penderitaan masyarakat kota Kisaran dapat segera teratasi. (S23/q)
sumber berita : hariansib.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: