SBY: Kembalikan Kejayaan Islam

INILAH.COM, Pangkalpinang – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak Umat Islam seluruh Indonesia untuk mengembalikan kejayaan Islam sehingga menjadi rahmat bagi semesta alam.

Hal itu diungkapkan Yudhoyono pada pidato peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1429 H di Masjid Raya Tuatunu, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (31/7) malam.

“Sejarah membuktikan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi saat kejayaan Islam mencapai puncaknya. Ke depan, kita harus kembalikan kejayaan Islam,” seru Yudhoyono.

Sebagai bangsa penganut Islam terbesar di dunia, Yudhoyono mengatakan, Indonesia seharusnya memberi sumbangan besar bagi peradaban dunia dan menjadi pelopor pembangunan berkesetaraan, adil, serta sejahtera.

Untuk itu, Presiden ingin Indonesia unggul dalam penguasaan ilmu dan teknologi yang diimbangi dengan iman dan takwa. “Jika kita tertinggal dari Iptek, maka kita menjadi tergantung kepada bangsa lain, terbelenggu, dan terpinggirkan dari percaturan dunia global,” tuturnya.

Sebaliknya, lanjut dia, Indonesia akan menjadi bangsa merugi apabila mengejar Iptek namun kering dari rohani.[*/R2]
sumber berita

Iklan

2 Tanggapan

  1. salam kenal dari bandung
    SBY mimpi kali, selama pendidikan masih di jadikan lahan bisnis dan masih ada busung lapar . itu namanya mimpi di siang bolong
    http://hendra07.wordpress.com

  2. (…tolong dibaca dengan nada rendah saja…..)
    heran deh. kok ‘tega-teganya’ ngomong begitu.
    soal ajakannya sih aku setuju banget. tanpa dia ngajak-ngajak gitu aku juga sudah nyobain njalanin Islam paling nggak bagi keluargaku.
    kata Nabi, ibda bi nafsik. emang dia sendiri sudah njalanin sebagai pribadi? sebagai pemimpin, ngatur manajemen pemerintahannya? seperti Mas Hendra07 bilang, sekolah aja mahal gak ketulungan. kalo pake Islam, sekolah itu gratis…… hak setiap warga negara, nggak peduli agama dia apa. orang miskin dan anak terlantar aja masih bertebaran, malah semakin berkembang. Islam itu mulai dari perbuatan, contoh, bukti. bukan cuma omong doang. mau berbuih bergumpal omongan kalo nggak ada bukti, ya namanya……………..
    masa’ rakyat terus yang disuruh begini begitu, sementara para penguasa gak bisa dijadiin conto
    kejayaan Islam dulu itu dimulai dari conto teladan para pemimpin. entar rakyat juga ngikut sendiri.
    (Mas Rizal, kalo omongan saya salah, dicoret saja ya…..kalo nggak dicoret berarti………..)
    ….masih tetap dengan nada rendah kan?…..dan senyum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: