Perusahaan Penggandaan Uang Tutup Tiba-tiba, Manager Marketing dan Seorang Member Ditahan Polres Asahan

Kisaran (SIB)
CV Gading Raya Kisaran yang berkantor di Komplek Perumahan Graha Indah, Kisaran yang bergerak di bidang penggandaan uang berkedok bisnis multi level marketing (MLM) tiba-tiba tutup, Kamis (24/7) sehingga diperkirakan ratusan nasabahnya menjerit karena dirugikan dengan jumlah cukup besar. Manajer marketing Su (34) warga Kelurahan Tanah Merah, Kota Binjai dan member DS (38) warga Kisaran ditangkap Polres Asahan dan ditahan guna pengusutan.
Kapolres Asahan AKBP Rudi Sumardiyanto SH yang dikonfirmasi SIB melalui Kasat Reskrim AKP Hendri Yulianto Sik membenarkan penahanan tersangka Su dan DS menyusul pengaduan belasan nasabah CV Gading Raya yang dirugikan di antaranya Tonggung Manik, Redenta Sinaga dan Baginda Marpaung Cs.
CV Gading Raya Cabang Kisaran dibuka 17 Maret 2008 lalu dipimpin Kepala Cabang Subagio warga Jakarta.Sesuai akte pendirian, perusahaan yang bergerak di bidang penggandaan uang berkedok MLM tersebut dipimpin Dimas Rahmansyah warga Jakarta tapi disebut-sebut pemiliknya adalah Yusuf Talib warga Malaysia yaitu pemilik PT BMA yang pernah membuat geger warga Sumut beberapa tahun silam. Baik Rahmansyah maupun Yusuf Talib tidak pernah muncul di Kisaran.
Dengan menggunakan kaki tangannya di lapangan yang disebut member, CV Gading Raya dengan cepat berhasil meraup uang masayarakat dengan cara menjual paket “DVD”. Paket terkecil sebesar Rp 300.000 jatuh tempo dalam waktu 17 hari kerja akan dibayar sebesar Rp 480.000 dan paket sedang Rp 6.500.000 jatuh tempo dalam waktu yang sama akan dibayar sebesar Rp 10.600.000.

lanjutan

Besarnya keuntungan hingga mencapai 60% dalam waktu sangat singkat tersebut membuat orang tergiur dan ramai-ramai membeli paket sesuai kemampuan masing-masing. Pelanggannya ada yang dari Kisaran dan Asahan, Batubara, Tanjung Balai bahkan dari luar kota. CV Gading Raya sempat membuka cabang di Indrapura Batubara. Sejak awal hingga berjalan 4 bulan 6 hari setiap paket yang jatuh tempo berapa pun jumlahnya selalu dibayar lunas pada hari itu juga. Namun Kamis (24/7) lalu, kantor tutup sejak pagi hari sehingga warga yang sudah memasukkan uangnya di perusahaan tersebut terutama yang jatuh tempo 25 Juli merasa gelisah. Mereka ramai-ramai mencari staf dan pimpinan perusahaan tersebut tapi tak ketemu sebab semuanya sudah menghilang.
Belasan nasabah yang merasa dirugikan secara resmi mengadu ke Polres Asahan. Anggota Sat Intel dan Sat Reskrim turun ke lapangan melakukan pengamanan dan pengusutan. Manager marketing Su dan member DS ditangkap dari satu tempat di Kisaran dan ditahan guna pengusutan lanjut. Untuk sementara kedua tersangka dikenakan fasal penipuan. Hingga Senin pagi (28/7) kedua ibu rumah tangga tersebut masih dimintai keterangannya.
Tersangka Su yang sempat ditemui SIB sesaat akan dimintai keterangannya di Mapolres Asahan mengatakan setiap hari mereka mentransfer uang hasil pemebelian paket dari anggota ke rekening Yusuf talib melalui bank BCA Kisaran. Namun ia tidak mengetahui berapa jumlah uang rakyat yang diraup melalui usaha yang diduga penipuan itu.
Siapa pemilik sesungguhnya dari CV Gading Raya, berapa orang korbannya dan berapa jumlah uang masyarakat yang diraup kini masih dalam pengusutan. Namun dugaan sementara, korban ratusan orang dengan jumlah kerugian mencapai puluhan milyar rupiah. (S12/o)
sumber berita

4 Tanggapan

  1. Modus penipuan khan model lama. Masa seh kita gak kenal ciri-cirinya. Rakyat Indonesia maunya cepat untung kerja gak

  2. Itu korban dari kecenderungan budaya instan. Akhirnya dimanfaatkan oleh “pengusaha” yg mampu mencium peluang ini. Jadi korban deh.

  3. makanya bapak/ibu yg mau cepat kaya silakan belajar dari budaya yg maunya instant supaya lbh berhati hati itu modus bkan yg baru buat anda tapi sdh berulng kali so,lihat dong itu usaha realnya gmn.selalu berhati hati,peace buat warga kabupaten asahan dan tetap maju n membangun.

  4. salam kenal..

    terimakasih infonya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: