Anggota AKK-BB Mengaku Dibayar Saat Demo

Seorang anggota AKK-BB, Asep, sungkem ke markas FPI Jalan Petamburan, Jakarta. Katanya, dia tak tau apa-apa. Diajak demo, dibayar Rp. 25 ribu
FPI habib Hidayatullah.com—Asep (30) seorang pemuda Matraman, Jakarta mendatangi Habib Rizieq di kantornya, Jalan Petamburan, Jakarta Barat. Pria yang mengaku anggota Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), Asep mendatangi markas FPI untuk menyampaikan penyesalanya ikut aksi di Monas.

“Saya menyesal dan insyaf dan tidak mau demo lagi. Saya juga tidak mau dendam terhadap laskar Islam,” ujar Asep kepada wartawan di Markas FPI Petamburan, Jakarta Selasa siang (3/6).

Mengenakan kaos biru dan kedua tanganya masih diperban, Asep menjelaskan, perihal keikutsertaan dalam aksi di Monas, Ahad (1/6) lalu.

Menurut Asep, dirinya hanyalah pemuda kampung yang tidak mengetahui tentang AKK-BB. Sebab, dirinya saat melakukan demo hanya dibayar.

“Saya dibayar 25 ribu untuk aksi ini dan ditambah 15 ribu karena luka-luka,” ungkapnya.

Pria lugu ini tak tahu-menahu jika AKK-BB merupakan pihak yang mendukung Ahmadiyah. Saat dirinya di taman air mancur Monas, dirinya dan temannya, Junaidi untuk ikut aksi AKK-BB. Akhirnya, dirinya dan temannya pun langsung mengiyakan ajakan anggota AKK-BB.

Kedatangan Asep ke kantor FPI setelah bertemu temannya. “Saya ke sini setelah bertemu Nouval. Saya insyaf, ” ujar Asep.
“Kami bersama dari rerekan -rekan laskar lain telah meminta maaf kepada Asep dan telah menyiapkan dokter ortopedi. Sebenarnya masih ada sembilan orang lagi, yang siap mengaku karena dibayar oleh AKK-BB,” ujar Habib Rizieq. [cha, berbagai sumber/www.hidayatullah.com]

Foto: Okezone

sumber berita

3 Tanggapan

  1. Kasihan orang Islam Indonesia…mudah di adu……karena SDM dan pendidikan yang minim.

  2. saya hanya minta pemerintah segera membabat habis akar permasalahan ini, yaitu bubarkan segera ahmadiyah. itu aja kok repot. dan buat saudara-saudaraku dari gp anshar jangan fanatik buta dengan gus dur, fanatik butalah dengan kebenaran, jangan pada gus dur. gusdur itu manusia biasa, bukanlah malaikat yang harus diiyakan terus ucapannya, gak usah pamer ilmu kebal kebal untuk menghadapi saudara islam sendiri, kalau mau gentle ayo jihad ke palestina. berani gak???

  3. 1. Biarkan saja Ahmadiyah berkembang sesuai instruksi Allah Al Kahfi (18) ayat 29: Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka barangsiapa berhehendak beriman silahkan, barangsiapa berkehendak kafir silahkan, tidak ada paksaan dalam agama sesuai Al Baqarah (2) ayat 256.

    2. Biarkan saja HABIB MOHAMMAD RIZIEQ SHIHAB pemimpin Front Pembela Islam (FPI) melaksanakan hujjah Allah, hujjah nabi Muhammad saw. dan hujjah Kitab Suci-Nya sesuai AT TAUBAH (9) AYAT 97: Orang-orang ARAB itu lebih sangat kekafirannya dan (lebih sangat) kemunafikkannya, dan lebih wajar bahwa mereka (orang-orang ARAB itu) tidak mengetahui hukum-hukum yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya (nabi Muhammad saw) (cara damai menyelesaikan perbedaan dengan cara rahmatan lil alamin sesuai Al Anbiyaa (21) ayat 107, An Nahl (16) ayat 125, Al Isro (17) ayat 28, Al Ankabuut (29) ayat 46)(seperti watak budi luhur nenek moyang pribumi asli bangsa Indonesia sejak dahulu).

    Kami tidak habis berfikir dan tidak masuk iman dan akal sesuai Yunus (10) ayat 100, orang-orang berwatak budi luhur pribumi asli bangsa Indonesia dapat dipengaruhi menjadi bebek,menjadi kerbau dicucuk hidungnya dan diperbodoh oleh kelihaian, kelicikan orang-orang ARAb yang sudah jelas-jelas divonis Allah, Nabi dan Kitab Suci-Nya.

    Dalam ratusan tahun bertahap Nusantara kita telah kemasukkan agama-agama luar negeri dari Hindu, Buddha, Islam, Kristen, Konghucu, Ahmadiyah dan lain sebagainya, yang buktinya negara Pancasila Bhinneka Tunggal Ika dipakai ajang pertarungan yang katanya kebenaran-kebenaran.

    Padahal sebelum mereka datang di Nusantara kita telah ada agama keyakinan “Penghayatan Kepada Ketuhanan Yang Maha Esa” atau “Shahadat Tauhid” sesuai Az Zumar (39) ayat 45, bukan Agama Shahadatain yang berwatak hati ARBABAN/BERHALA/MENUHANKAN nabi sesuai Ali Imarn (3) ayat 80 dan ARBABAN pemuka agama selain Allah sesuai At Taubah (9) ayat 31

    Tentara Pelajar (TP) Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia yang berbudi luhur watak pribumi asli bangsa Indoesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: