Kepala Polri Kritik Media

JAKARTA, SELASA – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) Sutanto mengkritik media yang dinilainya hanya memberitakan peristiwa bentrokan yang melibatkan Front Pembela Islam (FPI). Sementara, proses persidangan yang menghadirkan beberapa oknum FPI luput dari peliputan wartawan.

“Media tidak fair. Ketika ada persidangan, temen-temen wartawan tidak meliput. Tapi ketika bentrokan disebarluaskan,” kata Kepala Polri kepada wartawan, Selasa (3/6) di Jakarta.

Menurut Sutanto, di Jawa Barat ada tujuh kasus yang menghadirkan 21 anggota FPI sebagai tersangka. Di Jakarta, ada tiga kasus yang tengah ditangani dengan 51 tersangka. “Dan semuanya diproses,” katanya.

Mengenai penetapan lima tersangka dalam insiden Monas, ia menyatakan bahwa kepolisian saat ini dalam tahap melakukan penangkapan terhadap mereka, serta penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya masih berkembang.

“Tunggu laporan dari Polda. Penangkapan dan penahanan terhadap tersangka masih dalam upaya Polda Metro Jaya, kita tunggu laporan Polda,” katanya.

Sutanto juga membantah adanya pernyataan yang mengatakan bahwa kepolisian tidak melakukan tindakan saat insiden terjadi. “Tidak betul seperti itu. Semua pihak memasuki rute yang disepakati. Petugas sudah mengamankan dan menempatkan sesuai dengan semestinya, (tetapi) mereka tidak patuh,” katanya.

sumber berita

Satu Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: