Sophan sophiaan telah meninggal dunia

asahan ( asahannews )

pengelola Asahannews turut berduka atas berpulangnya kerahmatullah Sophan sophian.

semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran

tertitip salam juga buat keluarga yang ditinggalkan dari BMI ( banteng Muda Indonesia ) Asahan kecamatan Buntu Pane untuk keluarga yang ditinggalkan.

Sophan sophiaan Selamat jalan .
sophaan sophiaanJAKARTA – Mantan politikus kawakan PDI Perjuangan, yang kini bergabung di Partai Demokrasi Pembaruan, Sophan Sophiaan dikabarkan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas.

Suami artis Widyawati ini, menurut Hendra, sekretaris Sekjen PDIP Pramono Anung, saat dihubungi INILAH.COM, Sabtu (17/5), kecelakaan saat sedang mengendarai motor besar Harley Davidson di Ngawi, Jawa Timur.

“Pak Sophian meninggal, tapi kapan kejadiaannya kita belum dapat info rinci. Infonya meninggal karena kecelakaan di Ngawi saat naik motor Harley,” kata Hendra.

Sophan Sophiaan lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 26 April 1944 adalah salah satu aktor senior, sutradara dan politikus Indonesia. Ayahnya, Manai Sophiaan, adalah politikus terkemuka Indonesia yang pernah menjadi duta besar di Rusia.

Sophan menikah dengan aktris senior Indonesia, Widyawati. Setelah banyak berkiprah di dunia perfilman, Sophan terjun ke panggung politik dan pernah aktif di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dalam kapasitasnya itu, ia pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI.

Saat ini dia turut bergabung dalam mendirikan partai baru yang bernama Partai Demokrasi Pembaruan bersama-sama dengan Laksamana Sukardi, Arifin Panigoro, Roy BB Janis, Sukowaluyo Mintohardjo, Noviantika Nasution, Didi Supriyanto, Tjiandra Wijaya, Postdam Hutasoit dan RO Tambunan.[L5]
waspada

SUARA PEMBAHARUAN

SP/Alex Suban

Almarhum Sophan Sophiaan bersama koleganya Didi Supriyanto (baju putih) mengamati sepeda motor Harley-Davidson yang dipamerkan di Jakarta, 2 Mei 2005. Sophan Sophiaan meninggal saat mengendarai motor besar kegemarannya.

[JAKARTA] Bintang film dan politisi Sophan Sophiaan meninggal dunia akibat terjatuh dari motor gede (moge) di Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (17/5) pukul 10.00 WIB. Kecelakaan itu terjadi saat Sophan sedang memimpin rombongan sekitar 300 orang penggemar moge dari Indonesia dan beberapa negara ASEAN, mengikuti kegiatan menyambut Hari Kebangkitan nasional yang bertajuk, Jalur Merah Putih 2008. Jenazah suami aktris senior Widyawati ini akan diterbangkan dari Bandara Adi Soemarmo, Solo ke Jakarta pada pukul 14.00 WIB.

Kegiatan Jalur Merah Putih 2008 ini bertujuan menggugah nilai-nilai kebangkitan nasional menuju sebuah Indonesia baru. Dalam rombongan ini terdapat beberapa mantan pejabat, seperti mantan Kapolri Roesmanhadi, mantan Danjen Kopassus Muchdi PR, dan mantan Pangarmabar Mualimin Santoso.

Direktur Lalu Lintas Mabes Polri Brigjen Pol Yudi Sushariyanto kepada SP di Jakarta, Sabtu siang mengatakan, Sophan Sophiaan mengalami kecelakaan saat sedang mengikuti konvoi moge dalam rangka sosialisasi kepedulian sosial sekaligus peringatan Hari Kebangkitan Nasional dengan rute perjalanan kembali dari Jawa Timur menuju Jakarta.

Menurut Yudi, korban diperkirakan kelelahan saat tiba di daerah Sragen arah Mantingan Jawa Timur. Di jalanan itu terdapat sebuah lubang yang membuat aktor senior tersebut terjerambab.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol, FX Sunarno yang dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya musibah kecelakaan yang merenggut nyawa Sophan Sophiaan. “Lokasi kecelakaan di Desa Mantingan, perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur dan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Kapolda.

Terjatuh

Sementara itu, Tri Erikam yang menjadi teman seperjalanan Sophan, mengatakan, kecelakaan itu terjadi karena motor yang dikendarai Sophan melewati lubang besar dan menyebabkan Sophan terjatuh dari motor. Sophan kemudian dibawa oleh ambulans anggota konvoi ke Rumah Sakit Umum Sragen dan tiba di sana sekitar 20 menit kemudian. Kendati telah diberi perawatan, nyawa Sophan tidak tertolong.

Bermula dari seorang aktor dan sutradara film yang andal, Sophan kemudian terjun dalam dunia politik praktis, dan sempat menjadi Ketua Fraksi PDI-P MPR. Dalam peran yang dipercayakan kepadanya di PDI-P itu, namanya makin melambung dan sempat mewarnai kancah politik nasional.

Namun sandiwara politik yang kerap mewarnai dunia politik, membuatnya jenuh dan akhirnya memilih mengundurkan diri lembaga legislatif. Banyak orang yang terkesima dengan pilihannya ini, tapi Sophan kukuh dengan pilihannya.

“Saya tidak pernah memiliki pretensi apapun terhadap pengunduran diri saya. Saya mengundurkan diri karena saya sudah merasa tidak mampu lagi beradaptasi dengan konstalasi sosial, ekonomi dan politik yang sedang berlangsung saat ini,” katanya ketika itu.

Selama di parlemen, ia dikenal sebagai politikus yang relatif bersih dan mempunyai integritas. Ketika itu, banyak orang merasa yakin bahwa ‘darah politik’ ayahandanya, Manai Sophiaan, yang mantan Sekjen Partai Nasional Indonesia, mengalir dalam dirinya. Konon, ayahandanya itu pulalah yang mendorongnya untuk terjun dalam dunia politik. [G-5/RSA/H-12]

4 Tanggapan

  1. Innalillahi…

    saya termasuk menyenangi film-film sophan. aktingnya bagus. dunia film indonesia kembali kehilangan talenta terbaiknya.

    selamat jalan bung sophan…

  2. turut berduka….

  3. inalillahi wa inna ilaihi rojiun

  4. saya turut berduka cita ats pulangnya beliau padahal baliau adalah panutan saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: