Skenario ’BBM Naik 1 Juni’ Sudah Masuk Meja SBY

Kenaikan BBM disebut-se-but akan dilakukan per 1 Juni 2008 demi menyelamatkan APBN. Menteri Keuangan, Sri Mulyani sendiri mengatakan, skenario kenaikan harga BBM telah berada di meja Presiden SBY. ‘’Proposal kenaikan harga BBM sudah diajukan ke presiden,’’ kata Sri Mulyani.
Namun begitu, soal skenario kenaikan BBM per 1 Juni 2008 tidak mau dikomentari Juru Bicara Kepresidenan An-di Mallarangeng. “Anda seha-rusnya bertanya ke DPR. Ja-ngan tanya ke saya, tanyakan ke DPR,” kata Andi. Seperti di-ketahui, skenario kenaikan harga BBM bersubsidi, rata-rata sebesar 28,7 persen un-tuk mengamankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nega-ra Perubahan (APBN-P) 2008.
Dari dokumen yang beredar di kalangan anggota DPR, ske-nario kenaikan harga menca-kup tiga jenis BBM bersubsidi, yakni :…

premium naik Rp 1.500 (33,33 persen) menjadi Rp 6.000 per liter dari sebelumnya Rp 4.500 per liter.Solar naik Rp 1.200 (27,90 persen) men-jadi Rp 5.500 dari harga saat ini Rp 4.300 per liter, serta mi-nyak tanah menjadi Rp 2.500 per liter atau naik Rp 500 (25 persen) dari harga sekarang Rp 2.000.
Lalu bagaimana dengan reaksi masyarakat? Di Mana-do, sejumlah warga yang diwa-wancarai secara random, me-nyatakan penolakan jika BBM harus dinaikkan. Pasalnya, un-tuk saat sekarang saja (BBM belum naik), harga-harga su-dah naik duluan. Ditakutkan, kenaikan BBM akan semakin memicu kenaikan barang.
Jandry Karamoy, salah se-orang pemilik rumah makan di bilangan Boulevard misal-nya. Ia mengaku sangat kha-watir bilamana usaha rumah makan yang dijalankan sejak sepuluh tahun lalu bakal me-rosot pendapatannya. “Seka-rang saja saat harga kebu-tuhan pokok melambung, usa-ha sudah mulai tak bergairah lagi. Keuntungan yang diper-oleh hanya cukup untuk mem-bayar pegawai atau orang ker-ja, apalagi kalau minyak tanah subsidi naik pada bulan Juni nanti, bisa-bisa terancam tu-tup,” tukasnya.
Ny Siti, seorang ibu rumah tangga di Wanea mengeluh gaji suaminya yang pas-pasan tak bisa memenuhi kebutuhan ti-ga orang anaknya saat ini. “Penghasilan suami saya seka-rang bila dihitung UMP tak cukup. Apalagi bila harga BBM naik, berarti pos anggaran ke-luarga pasti akan bertambah. Ini tak akan jadi masalah ke-cuali pemerintah mau me-nyesuaikan gaji UMP suami saya,” keluhnya.
Sementara itu, Kepala Pema-saran PT Pertamina Manado, Asep Wicaksono saat dihubu-ngi semalam mengaku tak bisa berbuat apa-apa bilamana kebijakan kenaikan BBM subsidi itu terjadi. “Saya belum tahu pasti rencana pemerintah tersebut karena belum memi-liki bukti otentik kalau bulan Juni ini BBM subsidi akan naik. Kami hanya semata se-bagai operator di daerah, jadi apapun keputusan peme-rintah pasti harus diikuti mes-ki ada konsekuensi yang harus kami hadapi nantinya,” ujar-nya.
Di sisi lain, berbicara dalam kapasitas warga biasa, Asep menyatakan ketidaksetu-juannya terkait rencana pe-merintah menaikkan subsidi premium. “Sebaiknya subsidi bukan pada BBM, karena yang banyak menikmati subsidi hanya kalangan menegah ke atas, rakyat miskin kan tidak punya mobil,” ujarnya. Ia me-ngusulkan, kalaupun masih ada subsidi BBM sebaiknya diberikan untuk kendaraan umum saja. Sementara yang lain, dapat diberikan dalam bentuk pendidikan dan kese-hatan.
“Jangan hanya slogan saja, pemerintah harus bisa men-didik warganya untuk tidak konsumtif, karena mobil bu-kan lagi untuk kebutuhan mu-tlak, melainkan hanya semata-mata untuk kepentingan gaya hidup,” ungkap Asep. Lain hal-nya diungkapkan salah satu pengamat ekonomi Sulut, Hanny Walelangi SE. Menu-rutnya, memang masyarakat lagi susah dengan harga ba-han pokok yang tinggi, apalagi dengan adanya rencana pe-merintah menaikkan BBM ber-subsidi. Pemerintah dipan-dang sudah mengkaji secara matang keputusan tersebut, demi menyelamatkan bangsa dan negara ini dari keter-purukan. Kita harus mema-tuhinya demi kepentingan kita bersama, bukan untuk kepen-tingan pribadi atau golongan, melainkan untuk bangsa In-donesia tentunya.(wel/zal)

sumber berita

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Aduhhh…
    Pusingg, BBm naik!
    Tapi klo g naik, truz pemerintah mw gmn lg?
    klo kayak gni trus, rakyat bs makin miskin donk!
    Capek deh!
    Ternyata enak jadi pemimpin y?
    Fasilitas lengkap
    Aq mw jadi pemimpin aja ah!
    Enak bs nyuruh2 orang seenaknya
    klo dihujat, tinggal bilang
    ‘No Comment”
    Enak kn?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: