Dua kali, Sumut raih nilai Bahasa Indonesia terburuk

asahannews ( berita asahan )
ANGGRAINI LUBIS
WASPADA ONLINE

MEDAN – Dua tahun berturut-turut, Bahasa Indonesia menjadi mata pelajaran dengan nilai terburuk untuk hasil ujian nasional di Sumatera Utara.

“Tahun ini kembali berulang, nilai rata-rata Bahasa Indonesia siswa 7,17. Nilai ini paling rendah dibanding nilai rata-rata mata uji lain,” tutur Ketua Panitia UN Provinsi Sumut, Hermansyur, tadi siang.

Hal ini tentu sangat mengecewakan. Menurut Muhammad Nuh, anggota Komisi E DPRDSU, banyak faktor yang menyebabkan mata pelajaran Bahasa Indonesia tidak diminati siswa. “Cara penyampaian dan metode pengajaran menjadi kunci suatu pelajaran disukai atau tidak. Itu sebabnya guru harus selalu berinovasi menyajikan pelajaran agar menarik dan gampang dipahami.”

Globalisasi dan penyerapan bahasa gaul menjadi kendala lain dalam pengajaran Bahasa Indonesia. “Ini adalah tantangan bagi pengajar, bagaimana pelajaran ini bisa diminati sebagaimana bahasa gaul dan bahasa asing lainnya,” katanya.

“Jangan sampai identitas kita hilang hanya karena penyajian pelajaran Bahasa Indonesia yang tidak diminati. Orang luar saja sangat tertarik belajar Bahasa Indonesia, mengapa anak bangsa kita tidak,” ujarnya.

Adapun nilai pelajaran lain yaitu Bahasa Inggris 7,32, Matematika 7,95, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 7,48.
(dat03)
sumber : waspada.co.id

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: