INILAH.COM, Jakarta – Ketua Yayasan MURI Jaya Suprana menilai mudik gratis oleh PDIP merupakan satu hal mengharukan dan membanggakan di tengah kesulitan yang membelit rakyat untuk melakukan perjalanan pulang kampung.
“Terlepas dari PDIP atau tidak, rekor ini sangat membanggakan dan mengharukan yang memiliki nilai kerakyatan dan kemanusiaan,” ujar Jaya dalam sambutannya saat mendampingi Sekjen DPP PDIP Pramono Anung melepas keberangkatan rombongan mudik gratis di PRJ Kemayoran, Jakarta, Minggu (28/9).
Menurut Jaya, mudik merupakan kebudayaan Indonesia yang tidak ada tandingannya jika dibandingkan dengan negara lain, yaitu terjadinya pergerakan massa secara bersamaan.
Jaya berharap rekor ini dapat dipecahkan lagi oleh PDIP sebagaimana dalam pernyataan Sekjen DPP PDIP Pramono Anung yang akan meningkatkan program mudik gratis pada tahun-tahun mendatang.
“Pemecah rekor ini PDIP, kita menghargai dan kita menghormati. Ini sudah dihitung sebelumnya dan belum pernah ada. Baru ini yang benar-benar meyakinkan,” kata Jaya sesaat sebelum menyerahkan sertifikat MURI kepada Megawati yang diwakili Pramono Anung.
Pemecahan rekor MURI itu dalam kategori jumlah pemudik terbesar, yaitu mencapai 22 ribu orang dengan 425 bus.
Dalam kesempatan itu Jaya menyerahkan sertifikat MURI dengan nomor 3412/R.MURI/IX/2008.
Sertifikat bernomor sama juga diberikan kepada panitia penyelenggara atas keberhasilannya menggelar acara mudik gratis terbesar di Indonesia ini.
Pramono melepas keberangkatan rombongan pemudik dengan menggunting ikatan balon dan mengibaskan bendera PDIP yang diikatkan pada bambu sebagai pertanda dimulainya perjalanan mudik Lebaran.[L2]
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Ditandai: berita, info, mudik lebaran, muri, news, pdip, rekor muri, umum




















ITU BARU NAMANYA PARTAI WONG CILEK….
salut pada pdip yang telah bersusau payah payah mendesain acara tsb. semoga pdip dapat memenangkan pemilu 2009. bravo pdip VOTE MEGA FOR 2009